Deputy Force Commander MINUSCA Hadiri Medal Parade di Afrika Tengah

Jakarta, IDM – Deputy Force Commander MINUSCA, Mayjen TNI Maychel Asmi, menghadiri Medal Parade Batalyon Zambia ke-10 di Birao, Republik Afrika Tengah, mewakili Force Commander pada Selasa (29/7).
Medal Parade merupakan upacara resmi PBB untuk mengapresiasi prajurit pasukan perdamaian yang telah menuntaskan penugasan selama enam hingga dua belas bulan.
Baca Juga: Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S/UNIFIL Asah Kesiapsiagaan Potensi Ancaman
Tidak hanya seremoni, momen ini menjadi wujud penghargaan atas dedikasi dan keberanian personel yang berjuang di wilayah konflik.
“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh personel Zambia Batalyon ke-10 atas loyalitas dan profesionalisme mereka selama bertugas di MINUSCA,” ujar Mayjen TNI M. Asmi, Rabu (30/7).
Dalam suasana khidmat, Mayjen Asmi juga mengajak seluruh peserta untuk mengenang Kopral Sakachoma Steven, prajurit yang gugur dalam tugas.
Baca Juga: Thailand-Kamboja Saling Tuduh Melanggar Gencatan Senjata
“Keberaniannya akan abadi dalam sejarah dan hati kita semua. Damailah di sisi Tuhan, pahlawan sejati bagi perdamaian dunia,” ucapnya penuh haru.
Upacara diakhiri dengan penyematan medali sebagai simbol kehormatan dan pengakuan bahwa para personel resmi menjadi bagian dari pasukan perdamaian dunia. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































