Cina Siap Kerja Sama dengan Rusia Redakan Konflik Timur Tengah

Jakarta, IDM – Menteri Luar Negeri (Menlu) Cina Wang Yi mengatakan bahwa pihaknya bersedia untuk terus bekerja sama dengan Rusia dalam kerangka Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), untuk meredakan ketegangan di Timur Tengah.
Melansir Xinhua, Senin (6/4), hal itu ia ungkapkan kepada Menlu Rusia Sergei Lavrov melalui telepon. Keduanya sepakat untuk mendorong perdamaian konflik antara AS-Israel dan Iran.
Baca Juga: Tiga Prajurit TNI Gugur, Presiden Prabowo Kecam Serangan terhadap Pasukan UNIFIL
"Cina dan Rusia, sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB, harus menjunjung tinggi keadilan dan kesetaraan dalam hal prinsip, mengadopsi pendekatan objektif dan seimbang, dan mencari pemahaman dan dukungan yang lebih besar dari komunitas internasional," kata Wang.
Ia menuturkan, Cina terus mendorong dialog dan negosiasi. Menurutnya, gencatan senjata segera merupakan langkah fundamental untuk memastikan keamanan di Selat Hormuz sekaligus mengakhiri konflik.
Baca Juga: Besok! Trump Peringatkan Iran Buka Selat Hormuz
Senada, Lavrov mengatakan bahwa operasi militer yang menganggu keamanan di Selat Hormuz harus segera dihentikan. Dewan Keamanan PBB harus memainkan peran konstruktif dalam mendorong jalur diplomatik.
"Rusia siap untuk menjaga komunikasi dan koordinasi yang erat dengan Cina dan terus berupaya serta menyuarakan dukungan untuk gencatan senjata dan pengakhiran perang," kata Lavrov. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































