Cegah Gerakan Militer AS, Korut Uji Coba Rudal Balistik (ICBM) Hwasong-17

Jakarta, IDM - Korea Utara (Korut) kembali meluncurkan rudal balistik antarbenua (ICBM) terbaru dan terbesar. Pemimpin Korut Kim Jong-un mengatakan bahwa uji coba rudal balistik ini menunjukkan kekuatan nuklir negaranya dan bertujuan untuk mencegah setiap aktivitas militer Amerika Serikat (AS).
Sejak 2017, ini adalah pertama kalinya Korut uji coba ICBM. Jika merujuk pada data, rudal Hwasong-17 terbang lebih tinggi dari uji coba sebelumnya yang jatuh di laut sebelah barat Jepang. Rudal ini dapat terbang sejauh 1.090 km dengan ketinggian maksimum 6.248,5 km yang tepat mengenai target di laut.
Menurut Korean Central News Agency (KCNA), Kim memerintahkan uji coba terkait meningkatnya ketegangan militer di sekitar semenanjung Korea serta konfrontasi lama dengan imperialis AS yang tak terhindarkan dan bahaya perang nuklir.
"Pasukan strategis DPRK (Korut) siap untuk menekan dan menahan segala upaya militer berbahaya imperialis AS," ujar Kim yang menyaksikan peluncuran tersebut dikutip dari Reuters, Jumat (25/3).
Kim juga menambahkan perihal kemunculan senjata strategis terbaru yang diharapkan membuat seluruh dunia sadar dengan kekuatan angkatan bersenjata Korut. Ia menegaskan uji coba tersebut akan membantu meyakinkan dunia tentang fitur persenjataan modern dan strategis Korut.
Kembalinya Korut ke persenjataan utama dapat berpotensi mengganggu keamanan AS yang saat ini sedang berfokus pada invasi Rusia ke Ukraina, serta meningkatkan potensi ketegangan baru dengan Korea Selatan di bawah kepimpinan presiden baru yang tegas terhadap Korut.
Uji coba tersebut menuai kecaman dari pemimpin AS, Jepang dan Korsel. Sedangkan Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Irlandia, Albania dan Norwegia meminta Dewan Keamanan PBB menggelar pertemuan pada hari ini untuk membahas uji coba ICBM terbaru Korut. (BFM)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































