INTERNASIONAL

Bertemu Menlu Rusia, Blinken Tegaskan Dukungan Tanpa Henti Bagi Ukraina

Blinken
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken saat menghadiri G20 di New Delhi, India pada Kamis 2 Maret 2023 (Foto: Dok. Twitter/ Sec Blinken)

Jakarta, IDM – Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS) Antony Blinken untuk pertama kalinya bertemu dan berdiskusi dengan Menlu Rusia Sergey Lavrov di sela-sela Konfrerensi G20 di New Delhi, India pada Kamis (2/3). Dalam diskusi yang berlangsung sekitar 10 menit ini, Blinken mengatakan kepada Lavrov bahwa AS akan terus mendukung Ukraina selama diperlukan dan mendorong perang untuk diakhiri dengan persyaratan perdamaian yang disetujui Pemerintahan Zelensky.

“Akhiri perang agresi ini, keterlibatan (Rusia) dalam diplomasi dapat menghasilkan perdamaian yang adil dan berkelanjutan,” ujar Blinken melansir AP, Sabtu (4/3).

Baca Juga: Prabowo Diskusi Teknologi Militer Modern Bersama Mansour bin Zayed di UEA

Lebih lanjut, Blinken juga mendesak agar Rusia membatalkan keputusannya dalam menangguhkan keterlibatan di perjanjian nuklir START. Sebelumnya, Presiden Putin telah menandatangani undang-undang yang menandakan penangguhan secara resmi Rusia dalam penjanjian yang membatasi jumlah rudal nuklir serta hulu ledak. Keputusan Putin tersebut dinilai telah merusak stabilitas perdamaian dan AS akan bertindak sesuai dengan yang dibutuhkan.

“Kepatuhan (perjanjian START) yang timbal balik adalah untuk kepentingan kedua negara kita. Bahwa apa pun yang terjadi di dunia, dalam hubungan kita, AS selalu siap untuk terlibat dan bertindak dalam pengendalian senjata strategis” tegas Blinken.

Baca Juga: PBB: Iran Perkaya Uranium Hampir Setingkat Bom Atom

Setelah melakukan pertemuan tersebut, AS mengumumkan keputusan untuk menambah bantuan militer senilai US$ 400 juta. Bantuan tersebut antara lain termasuk roket berpemandu untuk Howitzer dan HIMARS, serta amunisi untuk kendaraan tempur Bradley.

“AS akan memasok peralatan militer senilai hingga US$400 juta ke Ukraina untuk membantu pertahanannya melawan invasi Rusia. Sejak Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari 2022, AS telah mengirimkan bantuan peralatan militer senilai lebih dari US$ 30 miliar ke Ukraina,” ujar Kementrian Pertahanan AS melansir Defense.gov. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.