INTERNASIONAL

Belanda akan Kirim Amunisi F-16 dan Drone untuk Ukraina

Kajsa Ollongren
Menteri Pertahanan Belanda Kajsa Ollongren bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (Foto: Dok. X/Kajsa Ollongren)

Jakarta, IDM - Belanda sepakat untuk mengirim bantuan militer berupaya amunisi untuk pesawat tempur F-16 dan drone pengintai berteknologi canggih dengan total nilai 350 juta euro.

Dilansir dari Reuters, Jumat (22/3), Menteri Pertahanan Belanda Kajsa Ollongren menjelaskan bahwa 150 juta euro akan digunakan untuk mendanai rudal udara-ke-darat yang dapat ditembakkan dari pesawat tempur F-16, sementara 200 juta euro lainnya untuk membeli drone Intelligence, Surveillance and Reconnaissance (ISR).

Baca Juga: Turki dan Irak akan Bentuk Pusat Operasi Militer Gabungan

Terkait rencana Belanda bersama Denmark dan Amerika Serikat (AS) untuk mengirim pesawat tempur F-16 ke Ukraina, masih belum ada kemajuan signifikan. Namun, rencananya pesawat tempur itu akan dikirim oleh ketiga negara mulai pertengahan tahun ini setelah pelatihan pilot selesai.

Menurut Ollongren, nantinya pesawat F-16 dari Denmark yang akan dikirim lebih dulu lalu disusul pesawat dari Belanda. Pemerintah Belanda sendiri telah menjanjikan bantuan militer senilai 2 miliar euro untuk Ukraina di tahun 2024.

Baca Juga: Konflik Hampir Setahun, Sudan Berpotensi Alami Krisis Kelaparan Terbesar di Dunia

“Saya sangat yakin bahwa kami akan mulai mengirimkan F-16 pada musim panas ini. Denmark terlebih dahulu, dan kami memiliki jadwalnya jadi sekitar paruh kedua tahun ini F-16 Belanda akan melakukan hal (pengiriman) ini," Ollongren.

Selain itu, Ollongren mengatakan produksi amunisi Eropa akan ditingkatkan secara signifikan pada akhir tahun ini sehingga defisit amunisi artileri yang dihadapi Ukraina tidak akan terulang.

“Kita harus realistis, dan mempertimbangkan kemungkinan bahwa ini akan menjadi perang yang berkepanjangan, dan lebih baik merencanakan strategi perang yang panjang,” ujarnya. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.