Asah Kemampuan Menembak, Satgas Yonmek TNI Konga Gelar Latihan Rutin

Jakarta, IDM – Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S/UNIFIL melaksanakan kegiatan latihan menembak di daerah misi sebagai bagian dari upaya menjaga dan meningkatkan profesionalisme prajurit dalam mendukung tugas perdamaian dunia.
Latihan yang dilakukan pada beberapa waktu lalu ini suskes mencapai tujuan berupa memelihara kemampuan dasar prajurit dalam penggunaan senjata, meningkatkan akurasi, konsistensi, serta kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai kemungkinan situasi di wilayah misi.
Baca Juga: Pasukan Perdamaian TNI di Kongo Gelar Penyuluhan Malaria hingga Keterampilan Memasak
Latihan diawali dengan pengecekan personel dan materiil, dilanjutkan dengan pengarahan terkait prosedur keamanan (safety briefing) serta penekanan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku di lingkungan UNIFIL. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
Komandan Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S/UNIFIL Kolonel Inf Raja Gunung Nasution menegaskan bahwa latihan menembak merupakan salah satu kemampuan dasar yang wajib dipelihara oleh setiap prajurit. "Profesionalisme dan kesiapsiagaan adalah kunci utama dalam menjalankan mandat misi. Latihan ini bukan hanya untuk meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga membangun disiplin, fokus, dan rasa tanggung jawab dalam setiap tindakan," ujarnya melansir keterangan tertulis Selasa (17/2).
Baca Juga: Filipina dan Italia Tandatangani Perjanjian Kerja Sama Pertahanan
Melalui kegiatan ini, ia berharap seluruh prajurit selalu siap melaksanakan tugas, menjaga stabilitas keamanan di wilayah misi, serta membawa nama baik TNI dan bangsa Indonesia di kancah internasional.
"Dengan semangat Garuda, Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S UNIFIL terus berkomitmen menjaga profesionalisme dan memberikan kontribusi terbaik dalam setiap penugasan di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa," pungkasnya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































