AS dan UE Gelar Latma Angkatan Laut untuk Pertama Kali

Jakarta, IDM – Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa (UE) sukses menggelar latihan bersama Angkatan Laut pada 23-24 Maret. Latihan ini merupakan yang pertama kali dilakukan antara AS dan UE berdasarkan kesepakatan kerja sama pada Desember tahun lalu.
Latihan mencakup pertukaran informasi teknologi, scenario navigasi kapal dan koordinasi operasional antar pasukan. Latihan ini melibatkan kapal USS Paul Hamilton, Kapal Italia Carlo Bergamini serta Kapal Spanyol Reina Sofia.
“Latihan ini merupakan bagian dari komitmen bersama UE dan AS menuju kerja sama maritim praktis dan mendukung Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka,” menurut pernyataan Departemen Luar Negeri AS melansir State.gov, Sabtu (25/3).
Baca Juga: AS Balas Serang Fasilitas Garda Revolusi Iran di Suriah
Dalam pernyataan tersebut disebutkan bahwa tujuan dari latihan ini adalah meningkatkan interoperabilitas sekaligus menjaga kebebasan navigasi di laut lepas. Kebebasan navigasi sendiri merupakan prinsip hukum internasional di mana kapal dengan bendera masing-masing negara, dengan beberapa pengecualian, tidak memiliki hak untuk mengintervensi kapal lainnya. Meskipun latihan ini bagian dari komitmen bersama mendukung Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka, lokasi latihan kapal-kapal AS dan UE itu dirahasiakan. (bp)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































