AS dan Sekutu NATO Sepakat Kirim Sistem Pertahanan Udara Tambahan ke Ukraina

Jakarta, IDM - Amerika Serikat (AS) bersama sekutu NATO sepakat untuk mengirim lusinan sistem pertahanan udara termasuk sistem Patriot ke Ukraina dalam beberapa bulan mendatang.
“Hari ini saya mengumumkan sumbangan bersejarah peralatan pertahanan udara untuk Ukraina. Kita tahu Putin tidak akan berhenti di Ukraina. Namun jangan salah, Ukraina bisa dan akan menghentikan Putin,” kata Presiden Joe Biden saat pembukaan KTT NATO di Washington, melansir AP, Rabu (10/7).
Baca Juga: Korsel Peringatkan Perdagangan Senjata Ilegal Korut-Rusia Ancam Keamanan Global
Berdasarkan pernyataan bersama AS, Jerman dan Rumania akan mengirim amunisi Patriot tambahan ke Ukraina, sementara Belanda dan negara lain akan menyediakan komponen Patriot. Italia akan menyediakan sistem pertahanan udara SAMP-T.
Sekutu lainnya, termasuk Kanada, Norwegia, Spanyol dan Inggris, akan menyediakan sejumlah sistem lain yang akan membantu Ukraina memperluas cakupan serangannya. Sistem tersebut termasuk NASAMS, HAWKs, IRIS T-SLM, IRIS T-SLS dan Gepards.
Baca Juga: Cina dan Belarusia Gelar Latihan Militer Dekat Negara Anggota NATO
Sementara, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut pertahanan udara masih menjadi kebutuhan utama negaranya, dan dia pun berupaya mendapat pesawat F-16 dari sekutu.
“Kami sedang memperjuangkan lebih banyak sistem pertahanan udara untuk Ukraina, dan saya yakin kami akan berhasil. Kami juga berupaya untuk mengamankan lebih banyak pesawat, termasuk F-16. Selain itu, kami mendorong peningkatan jaminan keamanan bagi Ukraina, termasuk senjata, bantuan keuangan, dan dukungan politik," imbuhnya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































