AS dan Iran Akhirnya Berunding di Swiss, Ini yang Dibahas

Jakarta, IDM – Delegasi Amerika Serikat (AS) dan Iran akhirnya melakukan perundingan putaran pertama di Swiss, yang berakhir pada Senin (22/6) dini hari waktu setempat.
Baca Juga: Bahas Gencatan Senjata, AS dan Iran Gelar Negosiasi Darurat di Swiss
Berdasarkan pernyataan bersama dari negara-negara mediator Qatar dan Pakistan, AS dan Iran menyepakati roadmap menuju kesepakatan akhir dalam kurun waktu 60 hari. Pembicaraan teknis pun akan berlanjut selama minggu ini di resor Burgenstock, Swiss.
Perundingan itu turut membahas mekanisme untuk mengakhiri konflik di Lebanon dan membuka jalur komunikasi untuk membantu memastikan jalur aman bagi kapal-kapal komersial melalui Selat Hormuz.
"Para pihak sepakat untuk membentuk de-confliction cell antara mereka, Republik Lebanon, dan difasilitasi oleh para mediator, untuk memastikan kepatuhan terhadap penghentian operasi militer di Lebanon sesuai dengan Nota Kesepahaman. Pembicaraan teknis akan berlanjut selama sisa minggu ini di resor Burgenstock mengenai semua isu," tulis pernyataan bersama tersebut melansir platform X Kemlu Pakistan.
Baca Juga: Iran Akui Siap untuk Lanjut Proses Diplomatik dengan AS
Pakistan dan Qatar pun akan terus berupaya memastikan bahwa negosiasi terus dilakukan dalam suasana yang konstruktif dengan tujuan mencapai kesepakatan akhir. Keduanya mengapresiasi AS-Iran berkomitmen untuk menempuh jalur diplomasi dan menentukan resolusi damai atas konflik tersebut.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































