AS Berhasil Luncurkan Rudal Hipersonik dari Pesawat B-52H

Jakarta, IDM - Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) untuk pertama kalinya berhasil uji coba rudal hipersonik yang diluncurkan dari pesawat pengebom B-52H. Rudal ini diklaim memiliki kemampuan mencapai target lima kali lebih cepat dari kecepatan suara.
Dilansir dari Defense, Selasa (13/12), Angkatan Udara AS mengatakan bahwa prototipe lengkap dari Air-launched Rapid Response Weapon (ARRW) bernama AGM-183A tersebut, diluncurkan dari pesawat pengebom B-52 di lepas pantai California pada Jumat lalu. Uji coba ini merupakan yang pertama kali berhasil dilakukan secara menyeluruh termasuk hulu ledaknya. Sebelumnya peluncuran hanya fokus pada roket pendorongnya.
“Tim ARRW berhasil merancang dan menguji rudal hipersonik yang diluncurkan dari udara dalam lima tahun. Saya sangat bangga dengan keuletan dan dedikasi yang ditunjukkan tim ini untuk memberikan kemampuan vital bagi prajurit kami,” ujar eksekutif Direktorat Persenjataan Angkatan Udara AS, Brigjen Jason Bartolomei.
AGM-183A mampu meluncur pada kecepatan lebih dari mach 5 atau sekitar 6.437 km per jam yang menjadikannya sulit untuk dilacak dan ditembak jatuh. Rudal hipersonik ini juga mampu bermanuver di tengah penerbangan sehingga memungkinkannya menghindari sistem pertahanan udara dibanding rudal balistik konvensional lainnya.
Baca: Latma YS 83 Jepang-AS Tingkatkan Interoperabilitas di Indo-Pasifik
Sebelumnya, uji coba ARRW mengalami tiga kegagalan berturut-turut pada tahun 2021, semuanya disebabkan dari masalah selama proses peluncuran. Meskipun begitu, Departemen Pertahanan AS menekan uji coba ini harus berhasil. Hal ini karena Cina dan Rusia telah lebih dulu menunjukkan kemampuan program rudal hipersoniknya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































