Kamis, 30 Mei 2024

Latma YS 83 Jepang-AS Tingkatkan Interoperabilitas di Indo-Pasifik

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Angkatan Darat AS dan Jepang telah sukses melaksanakan latma militer Yama Sakura 83 (YS 83) yang di gelar selama delapan hari, Senin (12/12). Latma ini dirancang untuk meningkatkan interoperabilitas pasukan, memperkuat liansi dan kemitraan, serta mengembangkan inovasi taktis dan postur pertahanan multi domain.

Dilansir dari Pacom.mil, Senin (12/12), Latma YS 83 tahun ini merupakan iterasi ke-42 dari latma tahunan di Jepang yang dimulai pada tahun 1982. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kesiapan dan kekompakan tempur AS dan Jepang, memperkuat hubungan bilateral serta menunjukkan tekad bersama untuk mendukung kepentingan keamanan sekutu di seluruh kawasan Indo-Pasifik.

“Selama 8 hari terakhir, kami telah belajar banyak dari satu sama lain, membangun ikatan yang lebih kuat, mengembangkan interoperabilitas prosedural dan teknis manusia antara kedua kekuatan kami dan membantu memperkuat aliansi besar antara AS dan Jepang,” ujar Komandan Korps I AS Jenderal Xavier Brunson, saat memberikan sambutan kepada pasukan gabungan di Kamp Angkatan Darat Asaka, Saitama, Jepang.

Baca: Pererat Dukungan, Ukraina Lakukan Pembicaraan dengan Perancis, Turki dan AS

Latihan ini melibatkan sekitar 1.200 personel AS dan 4.500 personel Jepang, yang menjadikannya sebagai latihan pos komando bilateral terbesar antara kedua negara. Baik AS maupun Jepang, sepakat bahwa penting bagi sekutu untuk menjaga perdamaian dan stabilitas Indo-Pasifik yag bebas dan terbuka. YS 83 merupakan bentuk tekad kekuatan bersama untuk mencegah agresi terhadap keamanan regional.

“Aliansi kami dengan Jepang berfungsi sebagai kunci pencegahan (deterrence) yang terintegrasi dan keamanan regional. YS 83 jauh melampaui harapan saya untuk mengembangkan interoperabilitas dan membangun kerja sama,” tegas Brunson. (bp)

BERITA TERBARU

INFRAME

Menhan Prabowo Serahkan Bantuan Bencana Alam di Sumatera Barat

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberikan bantuan untuk korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (16/5).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER