AS akan Kirim Rudal Patriot ke Ukraina

Jakarta, IDM - Pemerintahan AS mengumumkan rencana untuk mengirimkan Rudal Patriot ke Ukraina dalam waktu dekat. Bantuan pertahanan tambahan ini merupakan kelanjutan dari permintaan Ukraina terkait sistem pertahanan udara yang lebih masif demi melindungi infrastruktur energinya dari serangan Rusia.
Dilansir dari Reuters, Rabu (14/12), rencana mengirimkan Rudal Patriot sedang dalam tahap akhir yang membutuhkan persetujuan dari Menteri Pertahanan Lloyd Austin dan Presiden Joe Biden. Keputusan akhir secepatnya akan diumumkan pada pekan ini. Selain itu, pasukan Ukraina juga kemungkinan akan mendapat pelatihan di Jerman sebelum Rudal Patriot dikirim ke Ukraina.
"Ini (Rudal Patriot) sangat, sangat signifikan. Ini akan cukup mampu menghadapi berbagai tantangan yang dimiliki Ukraina, khususnya jika Rusia membawa rudal-rudal balistik jarak pendek," sebut pensiunan Letnan Kolonel Angkatan Darat AS, Alexander Vindman, yang memimpin kebijakan Ukraina di Gedung Putih saat pemerintahan mantan Presiden Donald Trump.
Sebelumnya, para pemimpin Gedung Putih dan Pentagon telah mengatakan secara konsisten bahwa memberi Ukraina tambahan pertahanan udara adalah prioritas dan rudal Patriot telah dipertimbangkan selama beberapa waktu. Pengiriman ini menjadi prioritas karena mempertimbangkan meningkatnya serangan infrastruktur sipil dan energi saat musim dingin tiba.
Baca: Zelenksyy Ungkap Rusia Telah Melakukan Ekosida
Patriot atau Phased Array Tracking to Intercept of Target merupakan sistem pertahanan udara AS yang telah digunakan di beberapa wilayah seperti Timur Tengah dan Eropa untuk membantu melindungi sekutu dari ancaman rudal balistik. Rudal Patriot digunakan untuk melawan ancaman yang lebih canggih termasuk pesawat jet, rudal jelajah dan rudal balistik. Hingga saat ini, AS telah memberi Ukraina bantuan militer senilai $19,3 miliar sejak invasi Rusia. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































