AS akan Bentuk Resimen Litoral Marinir di Okinawa untuk Hadapi Cina

Jakarta, IDM - Pemerintah Amerika Serikat (AS) berencana membentuk satu unit baru Korps Marinir Litoral yang ditempatkan di Provinsi Okinawa, Jepang selatan. Unit itu dirancang guna merespons ancaman militer terhadap pulau-pulau terpencil di wilayah tersebut.
Dilansir dari AP, Rabu (11/1), Pemerintah Jepang dan AS akan mengesahkan rencana tersebut dalam "two plus two" antar menteri luar negeri dan menteri pertahanan kedua negara di Washington. Langkah itu dilakukan di tengah meningkatnya kehadiran Cina di Laut Cina Timur dan Laut Cina Selatan.
“Para pemimpin akan membahas visi bersama kami tentang aliansi modern yang akan mengatasi tantangan abad ke-21 di Indo-Pasifik dan di seluruh dunia. Cina pasti akan menjadi topik diskusi dengan sekutu Jepang kami selama pertemuan konsultasi minggu ini,” ujar Sekretaris Pers Pentagon Brigjen Jenderal Pat Ryder.
Baca: Hadapi Tantangan Regional, NATO dan UE Bentuk Deklarasi Keamanan Bersama
Cina telah meningkatkan ketegasan militernya di Laut Cina Timur dan Selatan. Kapalnya berulang kali memasuki perairan teritorial Jepang di sekitar Kepulauan Senkaku, sekelompok pulau tak berpenghuni yang dikendalikan oleh Jepang namun diklaim oleh Cina yang mereka sebut sebagai Pulau Diaoyu.
Rencananya resimen litoral AS akan terdiri dari sekitar 2000 marinir, termasuk tim tempur dengan senjata rudal anti kapal, batalion logistik dan batalion pertahanan udara. Pembentukan unit baru ini juga merupakan bagian dari reorganisasi Korps Marinir AS di kawasan yang rentan dari ancaman. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































