Artileri Israel Hantam Markas Pasukan Perdamaian di Lebanon, Satu Personel TNI Gugur

Jakarta, IDM – Artileri Israel menghantam markas pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon Selatan, pada Minggu (29/3) petang waktu setempat.
United Nations Interim Force in Lebanon atau UNIFIL menyatakan, artileri itu menyasar markas pasukan perdamaian sekitar Adshit al-Qusayr di Distrik Marjayoun, Lebanon Selatan.
Menurut Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA) yang disiarkan Anadolu Ajansi, penembakan artileri menargetkan markas kontingen Indonesia yang bertugas sebagai pasukan perdamaian PBB di Adshit al-Qusayr.
Baca Juga: Yonzikon 12/KJ akan Berangkat ke Afrika Tengah Bawa Misi Perdamaian
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres melalui unggahan di akun media sosialnya, mengonfirmasi bahwa satu personel Indonesia, dalam hal ini TNI, gugur akibat serangan itu.
“Saya mengutuk keras insiden hari Minggu yang menewaskan seorang penjaga perdamaian Indonesia UNIFIL di tengah permusuhan antara Israel dan Hizbullah. Seorang penjaga perdamaian Indonesia lainnya mengalami luka serius dalam insiden yang sama,” tulis Guterres, Senin (30/3).
Kementerian Luar Negeri RI juga mengonfirmasi gugurnya personel perdamaian dari Indonesia tersebut.
Baca Juga: Personel TNI UNIFIL Gugur akibat Serangan Israel, Indonesia Pastikan Repatriasi Segera
“Indonesia mengecam keras insiden tersebut dan menyerukan dilakukannya penyelidikan yang menyeluruh dan transparan,” tulis siaran pers Kemlu RI.
Sementara itu, Kementerian Pertahanan RI menyatakan, satu personel TNI gugur dan tiga lainnya terluka akibat serangan tersebut.
“Terdapat korban dari prajurit TNI, yaitu satu meninggal dunia, satu dalam kondisi luka berat, dan dua luka ringan yang saat ini telah mendapatkan penanganan medis,” ujar Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan RI Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait melalui keterangan tertulis.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































