INTERNASIONAL

Arab Saudi Tolak Rencana Trump Ambil Alih Gaza

Rakyat Palestina.
Rakyat Palestina kembali ke Gaza. (Foto: Dok. X/UNRWA)

Jakarta, IDM – Arab Saudi mengatakan bahwa pihaknya tidak akan menjalin hubungan dengan Israel tanpa pembentukan Negara Palestina. Hal itu diungkapkan usai Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berencana untuk mengambil alih Jalur Gaza.

Dalam konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di AS pada beberapa waktu lalu, Trump mengungkapkan rencana AS mengambil alih Jalur Gaza yang hancur akibat perang Israel-Hamas dan warga Palestina akan direlokasi ke negara-negara lain termasuk Arab Saudi.

Baca Juga: Presiden AS Ingin Ambil Alih Jalur Gaza

Menanggapi hal itu, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Arab Saudi menegaskan posisi negaranya terkait pembentukan Negara Palestina adalah "tidak tergoyahkan".

"Arab Saudi akan melanjutkan upaya tanpa henti untuk mendirikan Negara Palestina yang merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya, dan tidak akan menjalin hubungan diplomatik dengan Israel tanpa itu," tulis Kemenlu Arab Saudi melalui platform X, Rabu (5/2).

"Kerajaan Arab Saudi juga menegaskan kembali penolakan tegasnya terhadap segala pelanggaran hak-hak sah rakyat Palestina, baik melalui kebijakan permukiman Israel, aneksasi tanah, atau upaya untuk menggusur rakyat Palestina dari tanah mereka. Kerajaan Arab Saudi menekankan bahwa posisi yang teguh ini tidak dapat dinegosiasikan dan tidak dapat dikompromikan," sambungnya.

Baca Juga: Cina Kecam Patroli Udara Gabungan Filipina-AS

Selain Arab Saudi, beberapa negara Arab lainnya juga telah menolak usulan Trump untuk merelokasi warga Palestina. Rencana itu menimbulkan kekhawatiran akan kemungkinan pembersihan etnis di Gaza.

Adapun, AS telah berupaya membuat Arab Saudi mengikuti jejak Uni Emirat Arab dan Bahrain yang menandatangani Perjanjian Abraham pada tahun 2020 dan menormalisasi hubungan dengan Israel. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.