87,7% Jalur Gaza Berada Dalam Zona Militer Israel

Jakarta, IDM – Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan atau UCHA menyatakan bahwa 87,7% wilayah Jalur Gaza termasuk dalam zona militerisasi Israel.
Berdasarkan laporan OCHA yang dikutip pada Selasa (22/7), Israel kembali memerintahkan evakuasi secara paksa ke empat lingkungan seluas 5,6 kilometer persegi di Deir Al-Badah, Gaza Tengah. Akibatnya, sekitar 50.000 hingga 80.000 warga terdampak dan terpaksa mengungsi ke tempat lain.
Baca Juga: Iran Bakal Jadi Tuan Rumah Pertemuan Nuklir dengan Tiongkok dan Rusia
"Dengan perintah terbaru ini, wilayah Gaza yang berada di bawah perintah pengungsian atau di dalam zona militerisasi Israel telah meningkat menjadi 87,8 persen, menyebabkan 2,1 juta warga sipil terjepit di 12 persen wilayah Jalur Gaza yang terfragmentasi, di mana layanan penting telah lumpuh," tulis laporan itu melansir Ochaopt.
Lebih dari 1,3 juta masyarakat di Gaza membutuhkan tempat berlindung dan perlengkapan sehari-hari. OCHA memperingatkan, evakuasi secara paksa ini memecah belah Jalur Gaza dan memperburuk kondisi kemanusiaan.
Baca Juga: PBB: Langkah Israel Evakuasi Paksa Gaza Tengah Membahayakan Warga Palestina
"Perintah ini membatasi kemampuan PBB dan mitra kami untuk bergerak dengan aman dan efektif di Gaza, sehingga menghambat akses kemanusiaan di saat yang paling dibutuhkan," ujarnya.
Otoritas Kesehatan Gaza melaporkan bahwa 59.000 warga Palestina tewas akibat serangan Israel sejak Oktober 2023. Agresi tanpa henti telah menghancurkan Jalur Gaza dan diperburuk dengan blokade akses makanan maupun obat-obatan. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































