INTERNASIONAL

1.000 Hari Sejak Genosida, Jalur Gaza Hancur Total

Situasi akibat konflik di Gaza.
Situasi akibat konflik di Gaza. (Foto: Dok. UNRWA)

Jakarta, IDM – Wilayah jalur Gaza hampir hancur total akibat serangan dan genosida Israel. Hal ini diungkapkan oleh Kantor Media Pemerintah Gaza, bertepatan dengan 1.000 hari sejak genosida dimulai.

"Seribu hari pembunuhan, pengusiran paksa, dan penghancuran sistematis telah merusak lebih dari 90% infrastruktur jalur Gaza," katanya melalui Telegram, Jumat (3/7).

Baca Juga: AS-Iran akan Lakukan Perundingan Pascapemakaman Khamenei

Lebih lanjut, dikatakannya bahwa sekitar 73.066 warga Palestina tewas akibat konflik yang dimulai pada 7 Oktober 2023. Lebih dari 21.500 korban tewas adalah anak-anak. Sementara, sekitar 9.500 orang lainnya hilang dan banyak yang diyakini terkubur di bawah reruntuhan.

"Lebih dari 173.514 orang yang terluka dan cedera karena kekurangan perawatan, dan 22.000 pasien yang terluka dicegah untuk bepergian ke luar negeri untuk perawatan medis. Pada saat yang sama, lebih dari 2,1 juta kasus penyakit menular telah tercatat di antara hampir 2 juta pengungsi yang dipaksa mengungsi oleh pendudukan. Para pengungsi ini tinggal di 132.000 tenda yang telah rusak dan tidak lagi layak untuk tempat berlindung," jelasnya.

Baca Juga: Kendali Militer Israel di Gaza Terus Meluas, PBB Beri Peringatan

Ketahanan pangan pun tidak luput terdampak, dengan 87% lahan pertanian hancur, sehingga total kerugian mencapai lebih dari US$80 miliar.

"Kami menuntut agar komunitas internasional dan semua organisasi PBB dan internasional bergerak melampaui kecaman diam menuju tindakan tegas dan tekanan nyata untuk segera menghentikan agresi brutal ini, membuka perbatasan, dan mengizinkan masuknya bantuan dan pasokan medis," tegasnya.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.