INTERNASIONAL

Zelensky Sebut Ukraina Perlu Segera Mulai Produksi Rudal Patriot

Presiden Volodymyr Zelensky dan Donald Trump
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (kiri) bertemu Presiden AS Donald Trump saat sela-sela KTT NATO di Ankara. (Foto: Dok. President.gov.ua)

Jakarta, IDM – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan bahwa pihaknya perlu mengerahkan semua upaya untuk segera mulai produksi rudal Patriot.

Hal itu ia ungkapkan setelah bertemu Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump saat sela-sela KTT Turki di Ankara, NATO. Trump mengatakan akan memberi Ukraina izin atas lisensi rudal Patriot agar dapat memproduksi sistem tersebut.

Baca Juga: AS-Iran Kembali Saling Serang, Perburuk Ketegangan di Kawasan

"Sekarang sangat penting bahwa tim teknis kami, semua perwakilan kami dari berbagai kementerian, perwakilan dari cabang eksekutif, mulai mengerjakan ini tanpa penundaan, sehingga kami dapat memperoleh lisensi dengan sangat cepat dan memulai produksi di Ukraina sesegera mungkin," ujar Zelensky melansir Al Jazeera, Jumat (10/7).

Meskipun Ukraina telah menerima bantuan rudal Patriot dari sekutu untuk melawan Rusia, Zelensky mendesak AS untuk mengizinkan Kyiv mulai memproduksinya guna mengatasi kekurangan pasokan.

Baca Juga: KTT NATO Pertegas Dukungan untuk Ukraina

“Presiden Trump telah berulang kali menekankan bahwa saat ini, hanya dua hingga tiga negara di dunia yang dapat memproduksi Patriot, karena negara-negara lain belum siap secara teknologi. Ukraina diakui oleh Amerika sebagai negara yang siap untuk melakukan hal ini,” kata Zelensky.

“Sekarang, setelah kesepakatan kami dengan presiden, tim kami, para diplomat kami, kementerian luar negeri dan kementerian pertahanan perlu menyepakati semua detail teknis yang tersisa. Semakin cepat kita mencapai kesepakatan tersebut, semakin cepat kita dapat memproduksi Patriot," jelasnya.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.