Yaman Luncurkan Operasi Militer untuk Rebut Kembali Wilayah dari Houthi

Jakarta, IDM – Yaman akan meluncurkan operasi militer untuk merebut kembali wilayah yang masih dikuasai Houthi sekaligus memulihkan otoritas negara di seluruh wilayah.
Baca Juga: AS Tarik Mundur Pesawat Pembom B-1 dari Inggris Usai Potensi Teror
Melansir Al Jazeera, Senin (5/10), hal itu diungkapkan oleh Rashad al-Alimi selaku Ketua Dewan Kepemimpinan Presiden Yaman, yang didukung Arab Saudi. Ia juga menegaskan, seluruh lembaga negara akan disiagakan penuh hingga misi rampung dan kemenangan tercapai.
"Kami telah menginstruksikan angkatan bersenjata, pasukan keamanan, dan seluruh formasi militer untuk mulai melaksanakan tugas mereka sesuai rencana yang telah disetujui, hingga negara ini dibebaskan dari cengkeraman Houthi," ujarnya.
Sebelumnya, juru bicara pasukan militer Yaman yang diakui secara internasional, Kolonel Majed Abdullah al-Nazili mengklaim telah melakukan 257 operasi penargetan presisi terhadap situs militer Houthi. Menurutnya, operasi itu menewaskan sekitar 700 militan Houthi.
Baca Juga: Korut Luncurkan Rudal Balistik ke Laut Timur Usai Bersitegang dengan Korsel
Sementara, juru bicara Houthi, Yahya Saree mengklaim pihaknya telah meluncurkan serangan balasan berupa rudal balistik dan drone ke dua infrastruktur energi Aramco di Riyadh dan Khurais, Arab Saudi.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































