Yaman: Houthi Berusaha Paksakan Realitas Baru di Laut Merah

Jakarta, IDM – Wakil Tetap Yaman untuk PBB Abdullah Ali Fadhel al-Saadi, memperingatkan bahwa kelompok Houthi terus melakukan eskalasi militer yang membahayakan keamanan regional dan berupaya memaksakan realitas baru di Laut Merah.
"Pihak itu [Houthi] kembali meningkatkan eskalasi perang di Yaman dan menyerang Kerajaan Arab Saudi, mengancam fasilitas energi, serta berupaya memaksakan realitas militer baru di wilayah Laut Merah dan Selat Bab el-Mandab," ujarnya saat sidang darurat Dewan Keamanan PBB, melansir UN Web TV, Jumat (11/9).
Baca Juga: Empat Proyektil Hantam Dua Kapal Tanker Melintasi Oman
Ia menegaskan, serangan Houthi bukanlah eskalasi baru, melainkan bagian dari siklus berulang yang terjadi akibat tidak adanya konsekuensi nyata atas penggunaan kekuatan militer.
Serangan Houthi di Laut Merah juga mengancam pelayaran internasional serta perdagangan global. Di Yaman, eskalasi Houthi telah menyebabkan setidaknya 6.145 keluarga atau sekitar 44.000 jiwa terpaksa mengungsi.
Baca Juga: AS Dukung Lebanon Tegakkan Kedaulatan
Di hadapan para diplomat, ia menyerukan bersama mengatasi akar permasalahan daripada hanya membendung dampak dari berbagai ancaman tersebut. Dengan demikian, ia menekankan pentingnya penerapan langkah-langkah konkret dalam memblokir akses Houthi terhadap persenjataan, komponen, teknologi, dan keahlian militer.
Ia menuturkan, Yaman akan terus bekerja sama dengan Arab Saudi, PBB, dan mitra internasional demi mewujudkan perdamaian berkelanjutan, sembari memulihkan institusi negara dan mencegah wilayahnya digunakan untuk mengancam negara-negara tetangga serta pelayaran internasional.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































