Warga Korut Melarikan Diri ke Korsel Menerjang Laut Kuning

Jakarta, IDM – Seorang warga Korea Utara (Korut) dilaporkan telah melarikan diri ke Korea Selatan (Korsel) dengan melintasi perbatasan maritim de facto di Laut Kuning.
Dilansir dari Yonhap, Minggu (11/8), awalnya terdapat dua warga Korut yang mencoba melintasi Garis Batas Utara di Laut Kuning, batas laut antar-Korea secara de facto di lepas pantai bagian barat. Namun, hanya satu yang berhasil mencapai pulau perbatasan Korsel dengan berjalan kaki saat air surut.
Baca Juga: Iran Sebut akan Segera Hukum Israel atas Kematian Pemimpin Hamas
Sementara, warga Korut yang kedua disebut gagal menyeberangi perbatasan dan hingga kini tidak diketahui informasi keberadaannya.
Puluhan ribu warga Korut telah melarikan diri ke Korsel sejak semenanjung itu terbagi karena perang pada tahun 1950-an. Sebagian besar pembelot Korut menuju ke Korsel melalui Cina dan bukan melalui perbatasan laut karena dijaga ketat.
Namun, sejak Pandemi Covid, banyak warga Korut dilaporkan memilih menggunakan jalur laut karena perbatasan darat menjadi lebih ketat.
Baca Juga: Ini Daftar Pembunuhan Para Pemimpin Hamas dan Afiliasinya, yang Dikaitkan dengan Israel
Menteri Pertahanan (Menhan) Korsel Shin Won-sik disebut telah memerintahkan otoritas militer untuk menyelidiki seorang warga Korut yang berhasil menyebrangi perbatasan tersebut.
Pada Oktober lalu, empat warga Korut juga dilaporkan membelot ke Korsel melalui perbatasan Laut Timur dengan menaiki kapal kayu kecil. Lalu, pada Mei 2023, sembilan orang melintasi batas laut barat dengan menaiki kapal penangkap ikan. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































