INTERNASIONAL

Venezuela Dan Kolombia Membangun Kembali Hubungan Diplomatik

Venezuela Dan Kolombia Membangun Kembali Hubungan Diplomatik
Ilustrasi Pertemuan Presiden Venezuela dengan Duta Besar Kolombia (Dok. AP)

Jakarta, IDM - Pemerintah Venezuela dan Kolombia memutuskan untuk normalisasi hubungan diplomatik antar negara. Pertemuan untuk membicarakan mengenai pentingnya membangun kembali hubungan yang telah memburuk selama bertahun-tahun dilakukan oleh Presiden Venezuela Nicolas Maduro dengan Duta Besar Kolombia Armando Benedetti di Istana Miraflores, Colombia, Senin (29/8).

Dilansir dari AA, Selasa (30/8), Maduro mengatakan “saya menyambut Armando Benedetti, Duta Besar yang ditunjuk Kolombia untuk Venezuela. Kami adalah orang-orang dengan sejarah pemberontakan dan kebebasan yang mulia, bersatu dalam persaudaraan yang mendalam. Semoga persatuan kita tidak bisa dipatahkan.”

Hubungan diplomatik antara kedua negara terputus ketika Maduro menyatakan Persona non Grata atau mendeportasi seluruh diplomat Kolombia pada Februari 2019. Hal ini disebabkan oleh konflik kepentingan ketika Ivan Duque, Presiden Kolombia saat itu, dianggap telah berencana untuk menjatuhkan pemerintahan Maduro.

Presiden Kolombia Gustavo Petro yang baru dilantik pada awal bulan agustus, memerintahkan Benedetti untuk bertemu dengan Maduro setelah keduanya sepakat untuk membangun tahap kerja sama baru, termasuk normalisasi layanan konsuler Kolombia di Venezuela, pembaruan kerja sama militer untuk meredakan ketegangan di daerah-daerah kelompok bersenjata beroperasi, dan pembukaan kembali akses di perbatasan untuk lalu lintas komersial, dilansir AP, Selasa (30/8).

Kolombia dan Venezuela juga perlu bekerjasama melawan peredaran narkoba yang mengancam keamanan warga sipil. Perbatasan seluas 2.200 km yang tidak sepenuhnya diawasi oleh militer, selain dimanfaatkan oleh para kelompok bersenjata, tetapi juga oleh bandit pengedar narkoba. (BP)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.