Turki dan Spanyol Kecam Israel Cegat Puluhan Kapal Bantuan ke Gaza

Jakarta, IDM – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengecam tindakan Israel yang mencegat Global Sumud Flotilla (GSF), kapal-kapal yang membawa bantuan internasional menuju Jalur Gaza.
Melansir AA, Kamis (2/10), berdasarkan data pelacak GSF, sekitar 317 aktivis dari 21 kapal telah ditahan oleh pasukan Angkatan Laut Israel. Para aktivis di atas kapal itu bukan hanya berasal dari Turki, melainkan beberapa negara termasuk Spanyol, Italia, Brasil, Yunani, Amerika Serikat, Jerman, Swedia, Inggris dan Prancis.
Baca Juga: Mengenal Global Sumud Flotilla, Bantuan Armada dari Berbagai Negara untuk Gaza
"Pemerintah Netanyahu yang melakukan genosida tidak dapat menoleransi sekecil apa pun peluang perdamaian. Global Sumud Flotilla sekali lagi menunjukkan kepada dunia kebrutalan di Gaza dan wajah pembunuh Israel," ujarnya.
"Kami tidak akan meninggalkan saudara-saudari Palestina kami dan akan bekerja sekuat tenaga untuk mengamankan gencatan senjata dan memulihkan perdamaian," sambungnya.
Ia pun mengatakan bahwa otoritas Turki terus memantau perkembangan dan mengambil langkah-langkah untuk memastikan bahwa warga negara yang berada di armada tersebut tidak terluka.
Baca Juga: Zelensky Optimis Ukraina Gabung Uni Eropa
Senada, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez juga menyebut serangan Israel itu sebagai pelanggaran hukum internasional. Ia menegaskan, armada itu tidak menimbulkan bahaya apa pun bagi Tel Aviv.
"Saya telah mengatakan ini berkali-kali: armada tersebut tidak menimbulkan bahaya apa pun bagi pemerintah Israel, dan oleh karena itu kami berharap tindakan pemerintah Israel juga tidak menimbulkan ancaman apa pun bagi armada tersebut," tegasnya. (bp)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































