INTERNASIONAL

Trump Umumkan Ambisi Baru, akan Bangun Kapal Perang 'Kelas Trump'

Ilustrasi kapal perang kelas Trump
Ilustrasi kapal perang baru 'kelas Trump'. (Foto: Dok. X/The White House)

Jakarta, IDM – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan membangun armada generasi baru USS Defiant (BBG 1), sebuah kapal perang 'kelas Trump' pertama dalam sejarah.

Hal itu Trump umumkan di kediamannya di Florida, didampingi oleh Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, Menteri Perang AS Pete Hegseth, dan Sekretaris Angkatan Laut AS John Phelan pada beberapa waktu lalu.

"Sebagai panglima tertinggi, merupakan kehormatan besar bagi saya untuk mengumumkan bahwa saya telah menyetujui rencana Angkatan Laut untuk memulai pembangunan dua kapal perang baru yang sangat besar, terbesar yang pernah kita bangun," kata Trump, melansir Departemen Perang AS War.gov, Selasa (23/12).

Baca Juga: AS hingga Turki Desak Israel-Hamas Taati Kesepakatan Gencatan Senjata Gaza

Kapal berukuran 30.000 hingga 40.000 ton itu kini berada dalam tahap desain, dengan pembangunan armada pertama ditargetkan pada awal tahun 2030-an. Proyek ini akan dimulai dengan pembangunan dua armada dan pada akhirnya akan diperluas menjadi 20 hingga 25 kapal baru.

Trump menuturkan, kapal perang yang diklaim armada tercanggih itu akan dibangun sepenuhnya di AS oleh warga negaranya. Nantinya, desain kapal ini akan dibawah pengawasan langsung Angkatan Laut AS dan bermitra dengan industri pertahanan AS.

Selain persenjataan dan rudal pada umumnya, ia menyebut kapal itu akan dilengkapi dengan senjata hipersonik, hingga senjata berbasis laser berkekuatan tinggi.

Baca Juga: Para Menteri ASEAN Bahas Upaya Deeskalasi Konflik Thailand-Kamboja

"Pembangunan ini akan menciptakan ribuan lapangan kerja bagi warga Amerika. Kita akan menciptakan lapangan kerja tersebut," katanya.

Sementara, Phelan membandingkan kapal perang kelas Trump dengan kapal perang kelas Iowa, yang merupakan tulang punggung kapal perang Angkatan Laut selama abad ke-20.

"Kapal Iowa dirancang untuk menyerang dengan persenjataan terbesar, dan itulah yang akan mendefinisikan kapal perang kelas Trump: daya tembak ofensif dari persenjataan terbesar di era kita. Kapal ini bukan hanya untuk menangkis panah; kapal ini akan menjangkau dan membunuh para pemanah," ujar Phelan. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.