INTERNASIONAL

Tinjau Pengungsian Aceh Tamiang, Presiden Prabowo Sampaikan Maaf dan Ingatkan Soal Lingkungan

Presiden RI Prabowo Subianto
Presiden RI Prabowo Subianto meninjau langsung posko pengungsian korban banjir di Aceh Tamiang, Aceh, Jumat (12/12). (Foto: Dok. Setpres/BPMI)

Jakarta, IDM – Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung posko pengungsian korban banjir, di Aceh Tamiang, Aceh, pada Jumat (12/12).

Kunjungan ini dilakukan segera setelah beliau kembali ke Tanah Air usai lawatan ke Pakistan dan Rusia.

Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya menjelaskan setibanya dari Moskow, Presiden langsung menuju Aceh untuk ketiga kalinya sebelum melanjutkan perjalanan ke Sumatra Utara dan Sumatra Barat.

Baca Juga: Ukraina Buat Proposal Baru untuk Damai dengan Rusia

Di Aceh Tamiang, Prabowo meninjau korban yang masih menjalani perawatan di posko pengungsian.

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem) turut mendampingi dalam peninjauan tersebut. Prabowo memeriksa kondisi wilayah sekitar yang terdampak banjir.

Presiden menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, dan BNPB atas upaya yang telah dilakukan.

Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk membantu secara menyeluruh.

“Saya minta maaf kalau masih ada yang belum tertangani. Kita sedang bekerja keras menghadapi situasi yang sulit ini,” ujarnya.

Baca Juga: Putin: Indonesia jadi Mitra Tradisional Rusia dalam Kerja Sama Teknis-Militer

Selain memotivasi warga agar segera bangkit, Prabowo juga memberikan peringatan penting terkait lingkungan. Ia menekankan agar penebangan pohon sembarangan harus dihentikan.

“Kita harus jaga lingkungan kita, alam kita. Pemerintah daerah harus lebih waspada dan mengawasi agar tidak ada lagi penebangan pohon sembarangan,” terang Kepala Negara.

Kepada anak-anak yang menjadi korban, Prabowo berpesan agar tetap tabah dan semangat. Ia berharap seluruh aktivitas masyarakat segera kembali normal. (Ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.