Tingkatkan Pertahanan NATO, AS Kerahkan 6 Pesawat Perang Elektronik EA-18G ke Jerman

Jakarta, IDM - Amerika Serikat (AS) mengerahkan enam pesawat peperangan elektronik EA-18G Growler ke Jerman, pada Senin (28/3) dengan tujuan untuk meningkatkan pertahanan kolektif NATO di wilayah tersebut, setelah invasi Rusia ke Ukraina.
AS juga mengirim tim yang akan bergabung dengan US Navy yaitu personel Angkatan Udara AS (United States Air Force/USAF) yakni Personel United States Air Force (USAF) dari Wing Tempur Cadangan 388 dan 419. Mereka akan melakukan operasi di wilayah Baltik dan Laut Hitam.
"Mereka dikerahkan sepenuhnya sesuai dengan upaya kami untuk meningkatkan kemampuan dalam pencegahan dan pertahanan NATO di sepanjang sisi timur ini, penempatan bukanlah respons terhadap ancaman atau insiden yang dirasakan," ujar Kirby dikutip dari CNBC, Rabu (30/3).
Selanjutnya, sekitar 240 awak udara dan pilot juga akan diterbangkan ke Jerman. Menurut Kirby, pengerahan tersebut merupakan keputusan yang bijaksana untuk terus memperkuat postur kekuatan aliansi di sisi timur NATO. Armada Growler US Navy bergabung dengan jet tempur F-35A Angkatan Udara AS yang telah dikerahkan di Pangkalan Angkatan Udara Spangdahlem, Jerman.
Jet tempur Growler yang berasal dari Skuadron Serangan Elektronik 134 (VAQ-134) ini dilengkapi dengan beragam varian, pada saat pelaksanaan misi peperangan elektronik. Senjata tersebut menggunakan satu set sensor jamming untuk membantu melakukan penindasan operasi pertahanan udara musuh. (BFM)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































