Tiba di Kongo, Satgas INDORDB XXXIX-H Siap Emban Misi Perdamaian

Jakarta, IDM – Satuan Tugas INDORDB XXXIX-H/MONUSCO beserta rombongan Chalk 1 tiba di Yudhoyono Camp, Republik Demokratik Kongo, Rabu (30/9), untuk emban misi perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Satgas dipimpin Komandan Satgas INDORDB XXXIX-H/MONUSCO, Kolonel (Inf) Ahmad Afriyan Rangkuti. Kedatangan Satgas INDORDB XXXIX-H disambut hangat oleh Dansatgas INDORDB XXXIX-G Kolonel (Inf) Fardin Wardhana bersama seluruh prajurit yang masih bertugas di daerah misi.
Baca Juga: Pasukan AS Angkat Kaki, Irak Berkomitmen Wilayahnya Takkan Digunakan untuk Sebar Ancaman
Sebagai informasi, Satgas INDORDB XXXIX-H akan menggantikan Satgas INDORDB XXXIX-G di daerah misi.
“Kedatangan satgas pengganti ini menjadi momen penting dalam proses rotasi dan serah terima pasukan antara Satgas INDORDB XXXIX-G dan XXXIX-H yang merupakan bagian dari misi perdamaian PBB,” tulis siaran pers PMPP TNI, dikutip Jumat (2/10).

Dalam proses penyambutan, seluruh prajurit Satgas INDORDB XXXIX-G/ KONUSCO membentuk barisan lorong kehormatan untuk menyambut kedatangan pasukan baru.
Baca Juga: AS Kerahkan Kekuatan Tambahan ke Arab Saudi dan Qatar, Lindungi Fasilitas Energi
Tradisi penyambutan dilanjutkan dengan pengalungan syal kehormatan oleh Kolonel Fardin sebagai simbol persaudaraan, penghormatan, dan penyerahan tanggung jawab pengamanan wilayah sektor.
Acara tersebut menandai dimulainya masa tugas baru Satgas INDORDB XXXIX-H MONUSCO dalam misi menjaga perdamaian dunia di Republik Demokratik Kongo.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































