Swiss Pastikan AS-Iran akan Bertemu Sesuai Rencana

Jakarta, IDM – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Swiss mengatakan bahwa pertemuan antara delegasi Amerika Serikat (AS) dan Iran akan tetap berlangsung sesuai rencana di resor puncak gunung Swiss, Buergenstock pada Jumat (19/6).
“Sesuai rencana saat ini, pertemuan AS dan Iran, bersama dengan mediator Pakistan dan Qatar serta negara-negara lain yang terlibat, akan diadakan besok di Buergenstock untuk negosiasi awal tentang implementasi perjanjian tersebut,” kata Kemlu Swiss melansir Reuters, Kamis (18/6).
Baca Juga: Pakistan: AS-Iran Telah Tandatangani MoU Guna Akhiri Konflik
Namun, Kemlu Swiss tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai jadwal atau detail pertemuan tersebut. Pernyataan itu muncul setelah penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua Kepala Negara secara elektronik.
Adapun, Presiden AS Donald Trump menandatangani MoU itu saat bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Versailles setelah KTT G7 pada Rabu (17/6) malam waktu setempat.
Baca Juga: Prancis akan Sulap A400M jadi Pesawat Multimisi: Bisa ISR hingga Luncurkan Drone-Rudal
Kesepakatan itu memuat 14 poin termasuk membuka kembali Selat Hormuz yang vital bagi pelayaran dan minyak dunia hingga Iran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir.
AS dan Iran juga berkomitmen untuk bernegosiasi dan mencapai kesepakatan akhir dalam waktu maksimal 60 hari, terhitung sejak MoU resmi ditandatangani. Jangka waktu ini dapat diperpanjang dengan persetujuan bersama.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































