INTERNASIONAL

Satgas Yonmek UNIFIL Bersama Tim Multinasional Gelar Program Edukasi Bahaya UXO di Sekolah

Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL
Siswa-siswi di Sekolah Frun, Lebanon Selatan melihat alat penjinak bom yang dipamerkan oleh Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL dan tim multinasional. (Foto: Dok. PMPP TNI)

Jakarta, IDM – Satgas Batalion Mekanis (Yonmek) TNI Konga XXIII-S/UNIFIL berkerja sama dengan tim penjinak bom Spanyol dan beberapa otoritas lainnya berhasil melaksanakan 'Program Edukasi Bahaya Persenjataan yang Belum Meledak (UXO)' di Sekolah Frun, Lebanon Selatan pada beberapa waktu lalu.

Program dimulai dengan sesi edukasi tentang bahaya UXO. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa dan staf sekolah mengenai risiko yang ditimbulkan oleh UXO, khususnya di daerah pascakonflik.

Baca Juga: Presiden Prabowo Tegaskan Indonesia Konsisten Perjuangkan Kemerdekaan Palestina

Peserta kemudian diperkenalkan dengan berbagai alat pembuangan yang digunakan dalam operasi pembersihan UXO. Tim penjinak bom Spanyol memberikan demonstrasi alat-alat tersebut, sehingga peserta dapat memperoleh pemahaman langsung tentang proses dan prosedur yang terlibat dalam penanganan UXO yang aman dan standar.

"Program ini dirancang untuk membekali siswa dan staf sekolah dengan pengetahuan dasar tentang bahaya UXO, cara mengenali benda mencurigakan, dan tindakan yang tepat jika benda tersebut ditemukan. Melalui inisiatif ini, diharapkan risiko kecelakaan akibat UXO dapat dikurangi dan keselamatan warga sipil khususnya generasi muda dapat ditingkatkan," tulis PMPP TNI dalam keterangan resminya, Rabu (4/2).

Baca Juga: Rusia: Pengerahan Pasukan Militer Barat di Ukraina Merupakan Intervensi

Dihadiri oleh sekitar 100 siswa dan staf sekolah, kegiatan edukasi berlangsung dengan aman, tertib, serta mendapat respons positif dari seluruh peserta.

Melalui kegiatan ini, Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S/UNIFIL tetap berkomitmen untuk mendukung mandat UNIFIL dalam menciptakan lingkungan yang aman, sekaligus memperkuat hubungan dan kerja sama dengan masyarakat setempat di wilayah misi. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.