Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S/UNIFIL Asah Kesiapsiagaan Potensi Ancaman

Jakarta, IDM – Satgas Yonmek TNI Kontingen Garuda (Konga) XXIII-S/UNIFIL menggelar latihan taktis 'Masuk Shelter' di Markas Indobatt, UNP 7-1, Adchit Al Qusayr, Lebanon Selatan pada beberapa waktu lalu.
Latihan ini merupakan bagian dari program standar operasi yang ditetapkan oleh UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon). Tujuannya untuk mengasah kesiapsiagaan dan respons cepat seluruh prajurit terhadap potensi ancaman udara atau serangan langsung di wilayah misi.
Baca Juga: Gempa Dahsyat di Rusia, Waspada Potensi Tsunami di Indonesia
Dalam skenario latihan, sirene tanda bahaya dibunyikan sebagai simulasi serangan udara. Seluruh personel, baik yang berada di luar maupun di dalam bangunan, langsung bergerak menuju shelter terdekat sesuai sektor masing-masing. Latihan ini juga melibatkan unsur pendukung komunikasi, logistik, dan medis, memastikan semua sistem berjalan optimal dalam situasi darurat.

Selain meningkatkan kesiapan fisik dan mental, kegiatan ini juga memperkuat koordinasi internal antar-kompi sekaligus membentuk budaya disiplin dan tanggap terhadap prosedur pengamanan internasional di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Baca Juga: BNPB Minta Masyarakat Kosongkan Area Pantai yang Berpotensi Tsunami Akibat Gempa Rusia
Adapun, Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S saat ini merupakan bagian dari pasukan perdamaian PBB yang bertugas menjaga stabilitas dan keamanan di perbatasan Lebanon dan Israel. (bp)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































