Satgas UNIFIL Hospital XXIX-P Latihan Gabungan Simulasi CASEVAC

Jakarta, IDM – Satgas UNIFIL Hospital XXIX-P melakukan latihan simulasi Casualty Evacuation (CASEVAC) bersama personel dari India, Mongolia, dan Austria di kompleks UNIFIL Headquarters (HQ) Naqoura, Lebanon Selatan pada beberapa waktu lalu.
Simulasi CASEVAC ini mencakup skenario evakuasi korban dari titik insiden ke fasilitas medis, komunikasi antarsatuan, serta penanganan awal korban dengan prosedur medis standar internasional. Latihan ini juga melibatkan kendaraan taktis, ambulans serta tenaga medis.
Baca Juga: NATO: Patriot akan Dikirim ke Kyiv Secepat Mungkin
Tujuannya untuk memperkuat koordinasi dan interoperabilitas antarpasukan penjaga perdamaian dari berbagai negara dalam merespons kondisi darurat medis saat bertugas.
Komandan Satgas Hospital XXIX-P, Mayor Audrianto menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan wujud profesionalisme dan kesiapsiagaan seluruh personel dalam mendukung operasi perdamaian Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).
Baca Juga: Netanyahu Ungkapkan Alasan Israel Menyerang Suriah
“Kerja sama lintas negara seperti ini sangat penting, karena dalam kondisi nyata di lapangan kita harus mampu bekerja cepat dan terkoordinasi, tanpa terkendala perbedaan bahasa, sistem, maupun prosedur. Dengan latihan bersama, kita membangun kepercayaan dan memperkuat solidaritas antar pasukan UNIFIL,” ujarnya melansir PMPP TNI, Jumat (18/7). (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































