Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-L Siap Mulai Misi di Afrika Tengah

Jakarta, IDM – Komandan Pusat Penjaga Perdamaian Angkatan Pertahanan Indonesia (PMPP TNI), Mayor Jenderal TNI Taufik Budi Santoso secara resmi mengerahkan Satuan Tugas (Satgas) Kompi Zeni (Kizi) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXVII-L dalam upacara yang digelar di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Rabu (15/10).
Terdiri dari 180 personil dan dipimpin oleh Letnan Kolonel Septian Hermawan Saputra, Satgas Kizi Konga XXXVII-L akan melaksanakan misi penjaga perdamaian di Republik Afrika Tengah di bawah bendera PBB atau MINUSCA selama setahun ke depan.
Baca Juga: Prabowo Akui Sejak Muda Sudah Punya Tekad Bela Palestina
"Tugasmu adalah sebuah kehormatan. Percayalah TNI telah membuat pilihan yang tepat dalam memilih kalian. Pahami mandat dan standar operasi sesuai dengan peraturan misi. Bangun solidaritas, tetap waspada setiap saat-tidak peduli seberapa kecil situasinya-dan selalu libatkan Tuhan Yang Maha Kuasa dalam setiap langkah misi," ujar Taufik melansir keterangan tertulis PMPP TNI, Kamis (16/10).
Ia menekankan, hal ini sejalan dengan cita-cita yang diabadikan dalam Undang-Undang Dasar Indonesia, yang menyatakan komitmen bangsa untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.
Baca Juga: Peran Indonesia Diperhitungkan dalam Mewujudkan Perdamaian Gaza
Ia pun mengingatkan para pasukan untuk menjunjung tinggi nama baik diri, keluarga, kesatuan dan Indonesia secara keseluruhan di panggung internasional. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































