Satgas BGC 39-F/MONUSCO Evakuasi Korban Bangunan Runtuh di Kongo

Jakarta, IDM – Satgas BGC 39-F/MONUSCO mengevakuasi korban akibat runtuhnya bangunan hotel 3 lantai yang masih dalam tahap pembangunan di wilayah Bankoko, Komune Mbunya, sekitar 1,5 kilometer dari pusat Kota Bunia, Republik Demokratik Kongo pada beberapa Kamis (22/5) pukul 5 sore waktu setempat.
Baca Juga: Korut Uji Coba Rudal Usai Gagal Luncurkan Kapal Perusak Baru
Pasukan penjaga perdamaian yang bermarkas di Ndromo Super Camp itu segera membentuk tim evakuasi dan langsung melaksanakan operasi pencarian dan penyelamatan terhadap korban yang tertimpa reruntuhan. Hingga saat ini, tiga orang telah berhasil dievakuasi dan dua di antaranya tewas akibat tertimpa material bangunan.
"Pemantauan dan koordinasi intensif terus dilakukan untuk memastikan seluruh korban dapat ditemukan dan dievakuasi secepat mungkin. Belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban dan menegaskan komitmennya dalam menjalankan tugas kemanusiaan di wilayah misi," kata Komandan Satgas BGC 39-F/MONUSCO, Kol. Inf. Imir Faishal, melansir keterangan PMPP TNI, Sabtu (24/5).
Baca Juga: Jerman Bentuk Brigade Lapis Baja di Luar Negeri untuk Pertama Kalinya Sejak PD II
Proses evakuasi masih terus berlangsung hingga saat ini, dengan melibatkan personel Satgas BGC 39-F (Tim pengamanan, Tim Zeni dan Tim Kesehatan) dan Nepal Engineering serta pihak otoritas setempat. Tim di lapangan bekerja dengan penuh kehati-hatian mengingat kondisi struktur bangunan yang masih labil dan potensi bahaya susulan. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































