Rusia Veto Dewan Keamanan PBB Terkait Senjata Nuklir di Luar Angkasa

Jakarta, IDM – Rusia memveto resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang menyerukan semua negara untuk mencegah arms race atau perlombaan senjata termasuk nuklir di luar angkasa.
Dilansir dari Un.org, Kamis (25/4), rancangan resolusi itu diajukan oleh Amerika Serikat dan Jepang, tujuannya untuk menegaskan kembali prinsip yang telah ditetapkan dalam Traktat Luar Angkasa tahun 1967. AS pun memperingatkan bahwa Rusia sedang mengembangkan senjata nuklir anti-satelit berbasis luar angkasa.
Baca Juga: AS Diam-diam Kirim Rudal ATACMS ke Ukraina
Rancangan itu menyerukan “semua negara, khususnya negara-negara yang memiliki kemampuan luar angkasa yang besar, untuk berkontribusi secara aktif terhadap tujuan penggunaan ruang angkasa secara damai dan pencegahan perlombaan senjata di luar angkasa.”
DK PBB pun kembali menyerukan negara-negara untuk menjunjung tinggi Traktat Luar Angkasa tahun 1967, yang mana semua pihak sepakat untuk "tidak menempatkan benda apa pun yang membawa senjata nuklir atau jenis senjata pemusnah massal lainnya di orbit sekitar Bumi".
Baca Juga: Hamas Bersedia Damai, Jika Syarat Ini Terpenuhi
Berdasarkan hasil pemungutan suara di DK PBB yang beranggotakan 15 negara yaitu 13 suara mendukung, Rusia menentang, dan Cina abstain. (bp)
Hankam

Penertiban Bendera di Aceh Tewaskan Warga, TNI AD: Kami Pakai Peluru Hampa dan Karet Peluru Hampa dan Karet
TNI AD menyatakan tindakan pengamanan saat penertiban Bendera Bulan Bintang di Tiro, Kabupaten Pidie, Aceh, menggunakan peluru hampa dan karet setelah massa anarkis. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu warga tewas serta belasan warga dan prajurit luka-luka.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































