Rusia Simulasi Serangan Rudal Iskander di Kaliningrad

Jakarta, IDM - Kementerian Pertahanan Rusia pada, Rabu (4/5) mengatakan pasukan Rusia mensimulasi serangan rudal nuklir di enclave Kaliningrad yang berada di tengah Lithuania dan Polandia. Rusia mempraktikkan "peluncuran elektronik" sistem rudal balistik berjenis Iskander dan memiliki kemampuan nuklir. Latihan tersebut diikuti lebih dari 100 prajurit.
Dilansir dari The Moscow Times, Sabtu (7/5) bahwa pasukan Rusia mempraktikkan serangan tunggal dan ganda pada target dengan meniru sistem rudal. Semua unit yang terlibat dalam mempraktikkan tindakan dalam kondisi radiasi dan terkontaminasi bahan kimia
Munculnya serangan rudal disebabkan banyak yang berspekulasi terkait Putin akan mengakhiri perang, pada 9 Mei 2022. Tetapi, Kremlin membantah hal tersebut, karena tidak pernah menganggap operasi militernya adalah sebuah perang. Moskow melalui Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan, tanggal 9 Mei 2022 bukan waktu yang tepat untuk menyatakan kemenangan operasi militer di Ukraina.
Lavrov menambahkan bahwa pasukan Rusia tidak akan mengkeramatkan tindakan mereka pada tanggal tersebut. Tanggal tersebut merupakan tanggal spesial di kalender Rusia, karena Rusia merayakan kemenangannya di Perang dunia Kedua.
Secara umum, peluncuran rudal Iskander-M merupakan sistem rudal balistik jarak pendek yang digunakan dan diproduksi oleh federasi Rusia. Serta, memiliki panjang 7,3 meter dan bagian kepala yang diisi 480-700 kilogram bahan peledak atau nuklir.
Kemudian, Rudal Iskander-M (9M723) digunakan eksklusif militer Rusia. Jenis 9M723 lebih spesial karena hulu ledaknya bisa bermanuver sendiri di ujung misi peluncuran. Rudal inilah yang sering disebut dapat memiliki tingkat akurasi untuk mencapai sasaran paling tinggi, yakni 2-5 meter. (BFM)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































