Rusia Sebut Pemberontakan Wagner Menguntungkan Musuh Eksternal

Jakarta, IDM - Pemerintahan Rusia secara tegas menolak pemberontakam senjata yang dilakukan oleh kelompok tentara bayaran Wagner pada beberapa waktu lalu. Tindakan itu disebut bertujuan untuk mengacaukan situasi di Rusia dan menguntungkan musuh eksternal.
Dilansir dari Mid.ru, Senin (26/6), Kementrian Luar Negeri Rusia mengumumkan bahwa Presiden Putin menolak tegas pemberontakan bersenjata Wagner yang merusak keamanan bagi rakyat.
Baca Juga: Kelompok Wagner Batal Kudeta, Kepemimpinan Putin Dipertanyakan
"Tindakan para pemberontak pada dasarnya bertujuan untuk mengacaukan situasi dan pemberontakan ini menguntungkan musuh-musuh eksternal Rusia," tulis pernyataan resmi Rusia.
Rusia pun memperingatkan agar negara-negara Barat tidak melakukan tindakan apapun berupa memanfaatkan situasi internal Rusia untuk menciptakan kebencian atau Russofobia.
"Kami memperingatkan negara-negara Barat agar tidak melakukan upaya sekecil apa pun, menggunakan situasi dalam negeri Rusia untuk menciptakan Russofobia," katanya.
Baca Juga: Australia Tambah Bantuan Militer ke Ukraina Hingga $100 Juta
Selain itu, Rusia menegaskan pihaknya akan menemukan solusi tepat dengan mempertahankan nilai-nilai dan keamanan negara.
"Negara kami akan terus memastikan keamanannya, mempertahankan nilai-nilainya, memperkuat kewenangannya di panggung internasional, dan membangun tatanan dunia multipolar yang adil," pungkasnya. (bp)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































