Rusia: 'Rencana Kemenangan' Zelensky Dorong NATO Terlibat Perang

Jakarta, IDM – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengecam 'Rencana Kemenangan' yang disampaikan oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Menurutnya, Zelensky mencoba mendorong NATO terlibat dalam konflik dengan Rusia.
Sebelumnya, Zelensky memaparkan 'Rencana Kemenangan' yang berisi lima poin di hadapan parlemen Ukraina. Salah satunya, ia menyebut Ukraina butuh undangan tanpa syarat untuk bergabung dengan NATO.
Baca Juga: Israel Klaim Berhasil Bunuh Pemimpin Hamas Yahya Sinwar
"Rencananya terdiri dari lima poin, termasuk ledakan amarah lain tentang Ukraina yang bergabung dengan NATO," kata Zakharova melansir Mid.ru, Jumat (18/10).
"Saya dapat memberi tahu Zelensky (jika dia belum tahu) bahwa mitra Ukraina telah menunjukkan bagaimana mereka melihat Ukraina dalam kerangka keamanan mereka: mereka muak dengan hal itu," tambahnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa Presiden Vladimir Putin telah berkali-kali memberi peringatan jika Amerika Serikat (AS) mengizinkan Ukraina menggunakan senjata jarak jauh untuk menyerang wilayah Rusia.
Baca Juga: Iran Peringatkan Konsekuensi Jika Israel Lakukan Serangan Balasan
"Itu berarti dia mendorong NATO ke konflik langsung dengan negara kita," katanya.
Ia menambahkan, Zelensky seharusnya "menyadari apa yang akan terjadi" jika permintaannya bergabung dengan aliansi tersebut dipenuhi. (bp)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































