Rusia Kerahkan Kapal Selam Nuklir ke Atlantik Utara

Jakarta, IDM - Rusia dilaporkan telah mengerahkan beberapa kapal selam berpeluru nuklir ke Atlantik Utara. Hal tersebut disampaikan oleh Angkatan Laut Inggris.
Pihak Inggris juga mengatakan bahwa setiap kapal peluru nuklir dapat mengangkut 16 rudal balistik. Senjata itu memiliki kemampuan yang kompleks dalam menyerang.
Para ahli mengatakan pada The Mirror bahwa hal ini termasuk ancaman nuklir yang lebih nyata. Kapal-kapal tersebut dikabarkan telah kembali ke Rusia tidak lama setelahnya. Intelijen barat juga dilaporkan tengah mengawasi persenjataan nuklir Putin.
Presiden Vladimir Putin memiliki persediaan hulu ledak nuklir terbesar di dunia dengan 4.447 ribuan yang berarti, hal tersebut dapat menghilangkan musuh di area tertentu tanpa mengakibatkan kehancuran yang lebih luas.
"Mayoritas senjata konvensional Rusia dapat dipasang dengan kemampuan nuklir hasil rendah. Ini lebih kompleks daripada plug and play, tetapi Rusia cukup inovatif dalam hal apa yang mereka letakkan di depan bom dan rudal," ujar seorang sumber Angkatan Laut yang dikutip dari The Mirror, Senin (28/3).
Rusia sedang bersitegang dengan negara Barat yang bergabung dalam aliansi pertahanan NATO setelah Moskow menyerang Ukraina. Presiden Putin bahkan memerintahkan militernya agar dalam posisi siaga. Sebelum serangan Rusia ke Ukraina, militer Moskow dikabarkan mendapatkan perlawanan sengit dari Ukraina. Bahkan, beberapa wilayah yang sebelumnya dikuasai Negeri Beruang Merah harus melepas kembali ke negara tetangganya.
Sementara itu, Kremlin telah mengurangi jumlah angkatan bersenjata di Ukraina. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Kepala Pertama Staf Umum Rusia, sekaligus Kolonel Jenderal, Sergei Rudskoy yang telah mengklaim ke publik. Moskow selanjutnya akan berfokus pada tahap yang paling penting, yakni mengambil alih Donbas di wilayah Ukraina Timur. (BFM)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































