Rusia akan Tingkatkan Uji Coba Rudal Balistik Antar Benua pada 2023

Jakarta, IDM - Rusia akan meningkatkan uji coba rudal balistik antar benua pada 2023 mendatang. Peluncuran akan dilakukan dua kali lipat lebih banyak dibanding tahun 2022 yaitu setidaknya delapan uji coba.
Dilansir dari Reuters, Jumat (16/12), Komandan Pasukan Strategis Rusia Sergei Karkayev menyampaikan bahwa tes ini akan berlangsung di dua lokasi berbeda yaitu di wilayah utara Murmansk dan selatan Volgograd. Menurut Karakayev, serangkaian uji coba telah dilakukan dan diklaim memiliki keandalan sistem rudal yang tinggi.
Karkayev menjelaskan salah satu uji coba rudal yang sukses yaitu Rudal Sarmat yang diluncurkan dari Plesetk pada April lalu. Rudal ini berhasil mencapai target sejauh 6.000 kilometer di Semenanjung Kamchatka.
"Dalam keadaan saat ini, penciptaan sistem rudal semacam itu untuk Rusia berarti memperkuat keamanan strategis," ujar Karakayev.
Rudal Sarmat telah dikembangkan selama bertahun-tahun, namun uji coba dilakukan beberapa minggu setelah Rusia mulai menginvasi Ukraina pada 24 Februari. Uji coba ini sepenuhnya didukung oleh Presiden Vladimir Putin yang bertujuan untuk memperkuat kapabilitas tempur angkatan bersenjata Rusia.
Baca: AS akan Tingkatkan Latihan Tempur bagi Pasukan Ukraina di Jerman
Dilansir dari Tass, Jumat (16/12), Rusia telah mengerahkan rudal Yars ke silo rudal di Wilayah Kaluga untuk siap diluncurkan. RS-24 Yars adalah rudal balistik antar benua yang dilengkapi dengan MIRV (Multiple Independently-targetable Reentry Vehicle), muatan rudal yang berisi beberapa hulu ledak, dimana masing-masing memiliki kemampuan untuk untuk mengarah dan mengenai satu atau sekelompok target. Pasukan Rusia juga tengah melakukan latihan yang melibatkan senjata strategi demi mencapai tingkat keandalan yang tinggi dalam menggunakan rudal dan persenjataan khusus. Latihan ini termasuk pengawasan, navigasi dan postur memerangi ancaman. (bp)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































