Ratu Telah Disemayamkan Di Westminster Hall

IDM - Peti Jenazah Ratu Elizabeth II telah disemayamkan di Westminster Hall, Kamis (15/9). Peti tersebut diletakkan di sebuah platform khusus bernama catafalque dan publik dipersilahkan untuk memberi penghormatan terakhir 24 jam sehari, empat hari berturut-turut.
Sebelumnya, Peti jenazah dibawa dengan kereta berkuda dari Istana Buckingham yang diiringi drum band dan bunyi lonceng dari menara Big Ben setiap menit selama prosesi ini. Raja Charles III, Pangeran William, Pangeran Harry, dan para anggota keluarga kerajaan lain berjalan mengikuti kereta tersebut. Prosesi kerajaan ini merupakan suatu hal yang menarik antusias sekaligus duka bagi masyarakat inggris. Mereka rela berbaris rapi memenuh jalanan demi menyaksikan prosesi itu.
Dilansir dari BBC, Kamis (15/9), masyarakat telah mengantri sejak rabu malam dan pada kamis pagi antrian menjadi semakin panjang hingga 4.8 km. Sejak hari pertama hingga 19 September nanti, Peti jenazah dihiasi bunga dan mahkota ungu kerajaan berhias 2.868 berlian yang dibuat pada 1937.
Tentunya, Peti ini akan berada dalam penjagaan terus menerus di setiap sudutnya oleh tentara Kerajaan Inggris. Pada hari kamis ini pula, merupakan batas waktu bagi masyarakat yang diundang ke pemakaman untuk mengkonfirmasi kehadirannya.
Mereka yang masuk ke Westminster Hall, larut dalam suasana yang begitu sakral. Mereka berhenti menghadap Peti jenazah dan membungkuk atau bahkan berlutut memberi penghormatan. (BP)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































