INTERNASIONAL

Putin: Indonesia jadi Mitra Tradisional Rusia dalam Kerja Sama Teknis-Militer

Prabowo Subianto dan Vladimir Putin
Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin. (Foto: Dok. Setpres/BPMI)

Jakarta, IDM – Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan kembali kesiapan Moskow memperdalam kerja sama strategis dengan Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto.

Di bidang pertahanan, Putin menyebut Indonesia sebagai mitra tradisional Rusia dalam kerja sama teknis-militer.

Hubungan antarkementerian pertahanan disebut terus meningkat, termasuk program pendidikan perwira Indonesia di berbagai institusi militer Rusia.

Baca Juga: Trump: Dewan Perdamaian Gaza akan diumumkan Tahun Depan

“Kerja sama profesional antara kementerian pertahanan kita berlangsung baik. Para perwira Indonesia rutin menempuh pendidikan di universitas kami, dan kami siap memperluasnya,” jelas Putin.

Selain itu, hubungan antar masyarakat juga menunjukkan perkembangan positif, terutama di sektor pariwisata.

Penerbangan langsung dan kemudahan visa dinilai meningkatkan jumlah wisatawan kedua negara.

Putin turut menyambut keanggotaan penuh Indonesia di BRICS, yang disebut sebagai langkah signifikan dalam dinamika geopolitik global.

Baca Juga: Konflik Thailand-Kamboja Berlanjut, Lebih dari 500 Ribu Orang Mengungsi

Ia juga menyampaikan belasungkawa atas bencana banjir yang melanda sejumlah daerah di Sumatra.

Putin juga menilai potensi hubungan kedua negara terbuka lebar, terutama dalam sektor pertanian, industri, dan pertahanan.

Ia menekankan hubungan dagang di bidang pangan tetap positif dan dapat terus diperluas.

Baca Juga: Putin Pastikan Rusia Dukung Indonesia Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir

“Kami memiliki banyak proyek menjanjikan di sektor industri dan pertanian. Dalam perdagangan pertanian pun terdapat surplus yang menguntungkan Indonesia,” ujar Putin.

Ia menegaskan surplus itu bukan kendala bagi Rusia, melainkan peluang memperkuat arus perdagangan.

Putin juga menyinggung penurunan pasokan gandum ke Indonesia, yang menurutnya akan menjadi agenda diskusi lanjutan. (Ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.