Presiden Ukraina Sebut 'Rencana Kemenangan' Telah Rampung

Jakarta, IDM – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa rencana yang disusun negaranya untuk mewujudkan perdamaian sambil menjaga kekuatan telah rampung.
Dilansir dari President.gov.ua, Kamis (19/9), laman kepresidenan Ukraina, 'Rencana Kemenangan' itu rampung usai melalui banyak konsultasi dengan para ahli Ukraina, demi menghindari 'perang yang membeku'.
Baca Juga: Kapal Cina Kembali Memasuki Perairan Jepang
"Kita dapat mengatakan bahwa Rencana Kemenangan kita sudah sepenuhnya siap. Semua poin, semua penekanan utama, lampiran yang diperlukan dengan rincian rencana telah diidentifikasi. Yang terpenting sekarang adalah tekad untuk melaksanakannya," katanya.
Namun, Zelensky tidak menjelaskan secara rinci. Ia hanya menunjukkan bahwa rencana itu bertujuan untuk menciptakan persyaratan yang dapat diterima oleh Ukraina, yang telah berperang dengan Rusia selama lebih dari 2 tahun.
Pada akhir tahun 2022, Zelensky telah mengajukan proposal perdamaian yang menyerukan penarikan semua pasukan Rusia, pemulihan perbatasan Ukraina pasca-Soviet, dan sarana untuk meminta pertanggungjawaban Rusia.
Baca Juga: Pager Hizbollah yang Diduga Diledakkan Israel Diproduksi di Budapest
Rencana itu juga menjadi pembahasan penting dalam KTT Perdamaian dengan sekutu di Swiss pada Juni lalu. Walau Rusia tidak diundang dalam KTT itu, Ukraina menyebut Rusia dapat hadir dalam KTT kedua, yang belum disepakati kapan.
Sementara pada awal bulan ini, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan bahwa pihaknya telah siap untuk melakukan perundingan damai tetapi kesiapan itu dirusak karena Ukraina menyerang wilayah Kursk. (bp)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































