Presiden Ukraina Ingin Akhiri Konflik dengan Rusia Tahun Ini

Jakarta, IDM – Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha mengatakan bahwa Presiden Volodymyr Zelensky berniat untuk mengakhiri perang dengan Rusia dan mencapai perdamaian pada tahun ini.
Dilansir dari AA, Senin (24/2), hal itu ia ungkapkan di forum 'Ukraine: Year 2025'. Ia menyoroti bahwa walaupun agresi skala penuh Rusia telah memasuki tahun ketiga, Ukraina melihat adanya peluang nyata untuk mewujudkan perdamaian.
Baca Juga: Zelensky Bersedia Mundur Sebagai Presiden Demi Perdamaian Ukraina
“Kami yakin bahwa di tahun ketiga agresi brutal Rusia ini, kami benar-benar memiliki peluang. Kami memberi tahu banyak mitra bahwa mungkin sekarang saatnya untuk mengencangkan sabuk pengaman diplomatik. Kita tidak boleh menyerah pada emosi,” katanya.
Ia menuturkan, Zelensky telah menginstruksikan untuk mendorong seluruh upaya diplomatik demi mencapai tujuan mengakhiri perang pada tahun 2025. Ia pun menekankan bahwa keamanan Ukraina tidak dapat dipisahkan dari keamanan Eropa dan Amerika Serikat (AS).
Baca Juga: Iran akan Pamerkan Rudal Jelajah Supersonik Baru
“Seluruh layanan diplomatik kami difokuskan untuk mencapai perdamaian yang adil dan mengakhiri perang ini tahun ini, sebagaimana yang ditetapkan oleh Presiden Ukraina. Kami berpatokan dari paradigma bahwa keamanan Ukraina, Eropa, dan AS tidak dapat dipisahkan," tambahnya," pungkasnya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































