Presiden Tsai Menyatakan Taiwan Telah Menang Melawan China Selama 6 Dekade

Jakarta, IDM - Taiwan telah menang dalam perang artileri melawan militer China pada 23 Agustus 1958 berkat solidaritas, tekad, dan perjuangan menjaga tanah air. Pertempuran tersebut menunjukkan pada dunia bahwa tidak ada ancaman apapun yang dapat menggoyahkan tekad rakyat Taiwan untuk membela kesejahteraannya, baik dimasa lalu, masa kini dan masa depan. Rakyat Taiwan juga telah menunjukkan tekad dan kepercayaan diri untuk menjaga perdamaian, keamanan, kebebasan, dan kemakmuran bersama.
Demikian pernyataan Presiden Taiwan Tsai Ing Wen, saat bertemu dengan delegasi senior mantan pejabat America Serikar di gedung kepresidenan Taiwan, dilansir dari Office of the President ROC (Taiwan), Selasa (23/8).
Ketegangan antara Taiwan dan China telah meningkat selama satu bulan terakhir sejak kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan. Latihan perang dikerahkan China untuk beroperasi sekitar Taiwan sebagai tanggapan kunjugan tersebut. China selalu bersikeras bahwa Taiwan bukanlah negara merdeka, melainkan bagian dari China.
Meskipun adanya berbagai konfrontasi dari China, Pemerintah Taiwan mengatakan bahwa China tidak dalam mengklaim wilayah yang memiliki 23 juta penduduk tersebut.
Saat bertemu dengan delegasi mantan pejabat AS yang saat ini berkontribusi di Hoover Instituion, Tsai dengan tegas mengatakan bahwa “latihan China di dekat Taiwan telah menimbulkan ancaman bagi status quo di seluruh kawasan, dan mitra demokratis harus bekerja sama untuk mempertahankan diri dari campur tangan negara-negara otoriter.” (BP)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































