Presiden Korut Tegaskan Komitmen Kerja Sama Militer dengan Rusia

Jakarta, IDM – Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong Un menegaskan komitmennya untuk memperkuat kerja sama militer dengan Rusia. Hal itu diungkapkannya melalui surat kepada Presiden Rusia Vladimir Putin dalam memperingati tahun baru 2025.
"Mengenang perjalanan penuh arti pada tahun 2024, yang mengembangkan hubungan persahabatan tradisional DPRK-Rusia menjadi hubungan strategis serta menjadi sahabat sejati, ia (Kim) menyatakan kesediaannya untuk merancang dan mendorong proyek-proyek baru untuk mencapai tujuan membangun negara yang kuat.. dengan semakin memperkuat Kemitraan Strategis Komprehensif," tulis media resmi Korut KCNA, Kamis (2/1).
Baca Juga: Rusia Klaim Tembak Jatuh 103 Drone Ukraina dalam Sehari
DPRK atau Democratic People's Republic of Korea adalah nama resmi Korut. Kim juga menyampaikan salam dan harapan terbaik bagi rakyat dan semua personel angkatan bersenjata Rusia.
Pada Juni tahun lalu, Putin dan Kim menandatangani perjanjian Kemitraan Strategis Komprehensif dan dinyatakan resmi berlaku setelah keduanya bertukar instrumen ratifikasi pada bulan Desember.
Baca Juga: Rusia dan Ukraina Kembali Bertukar Lebih dari 300 Tawanan Perang
Perjanjian pertahanan tersebut menetapkan bantuan timbal balik jika terjadi agresi terhadap salah satu pihak, maupun bantuan lainnya yang akan diberikan sesuai dengan Pasal 51 Piagam PBB.
Perjanjian ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik, khususnya dalam konteks perang Rusia-Ukraina. Korut diyakini Barat telah mengerahkan lebih dari 10.000 pasukan ke Rusia, yang memicu kekhawatiran meluasnya perang. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































