Presiden Afrika Selatan Undang Langsung Presiden Prabowo untuk Hadir di KTT G20

Jakarta, IDM – Presiden RI Prabowo Subianto diundang langsung Presiden Afrika Selatan, Cyril Ramaphosa untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, pada November mendatang. Diketahui, Afrika Selatan tahun ini menjadi tuan rumah KTT G20.
“Tahun ini, Afrika Selatan mendapat kehormatan menjadi tuan rumah Presidensi G20, dan kami sangat menghargai peran serta Indonesia. Kami senang Yang Mulia akan hadir dalam KTT Pemimpin G20 di Johannesburg bulan depan,” ungkap Ramaphosa di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/10).
Ramaphosa membeberksn, kehadiran Indonesia di KTT G20 sangat penting karena Indonesia merupakan mitra strategis negara-negara di Afrika.
Baca Juga: Israel Kembali Terima Jasad Dua Tawanan dari Hamas
“Kehadiran Indonesia di G20 sangat penting karena meningkatkan peran negara-negara Selatan Global dalam memperjuangkan hubungan perdagangan yang baik, investasi, dan kemajuan ekonomi,” ujarnya.
Tak hanya itu, Ramaphosa menyebut Afrika Selatan ingin meningkatkan hubungan kerja sama dengan Indonesia. Khususnya dalam mengatasi masalah kemiskinan dan ketimpangan sosial.
“Kami ingin melihat hubungan yang benar-benar saling menguntungkan antara kedua negara. Kita memiliki banyak kesamaan, termasuk tantangan yang dihadapi rakyat kita seperti pengangguran, kemiskinan, dan ketimpangan. Kami ingin mengatasinya bersama,” tegasnya.
Sementara itu, Presiden Prabowo menegaskan bahwa dirinya mengikuti perjalanan Afrika Selatan dalam meraih kebebasan dan demokrasi.
Baca Juga: Korut Luncurkan Rudal Balistik, Unjuk Kekuatan Jelang KTT APEC
"Kami mengikuti perjuangan Anda dan mengagumi kekuatan serta perjuangan Anda untuk kebebasan dan demokrasi," tegas Prabowo.
Menurut Prabowo, Indonesia dan Afrika Selatan adalah bangsa yang besar. Keduanya juga bergabung dengan organisasi BRICS.
"Kita berdua adalah negara besar di Selatan. Kita bergabung dengan BRICS dan kita ingin melihat hubungan yang lebih erat. Kami menganggap Afrika Selatan sebagai mitra strategis di Afrika," tandas Kepala Negara. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































