Prancis Targetkan Transisi Total ke Rafale pada 2030

Jakarta, IDM - Presiden Prancis Emmanuel Macron menargetkan untuk tingkatkan jet tempur Angkatan Udara dengan program ‘All Rafale by 2030.’ Rencana ini berarti Prancis akan fokus transisi total menggunakan satu jenis jet tempur yaitu Dassault Rafale pada 2030.
Dilansir dari Aerotime, Rabu (1/2), transisi ini disuarakan oleh Macron saat menyampaikan amanat undang-undang perencanaan militer untuk tahun 2024 hingga 2030. Saat ini, Angkatan Udara Prancis menggunakan dua jenis jet tempur produksi Dassault Aviation yaitu Rafale dan Mirage 2000. Dengan transisi ‘All Rafale,’ Macron mengindikasikan bahwa armada Mirage 2000 akan dipensiunkan.
“Menghadapi musuh yang lebih kuat, kita juga harus bertindak lebih kuat. Untuk itu kami akan beralih total ke Rafale dan mempertahankan pesawat luar biasa ini di level terbaik dunia,” ujar Macron.
Baca: Cina Pensiunkan Seluruh Jet Tempur J-7 Tahun Ini
Lebih lanjut, Macron menekankan bahwa jet tempur selanjutnya yang akan dipensiunkan total adalah Mirage 2000 (5F). Jet tempur yang mulai beroperasi tahun 1970an ini masih beroperasi sekitar 24 unit. Sementara, jet tempur Mirage 2000D masih akan tetap digunakan karena sebelumnya telah dimodernisasi sebanyak 55 unit.
“Mirage 2000 (5F) secara bertahap akan kami tarik dari peredaran dengan poros menuju Rafale. Jadi, semua Mirage 2000D masih relevan.” (bp)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































