INTERNASIONAL

Pesawat Tempur F/A-18 AS Jatuh di Laut Merah'

Pesawat tempur F/A-18 AS .
Pesawat tempur F/A-18 AS. (Dok. Defense.gov)

Jakarta, IDM – Sebuah pesawat tempur Amerika Serikat (AS) F/A-18 jatuh di Laut Merah usai kesalahan menembak yang dilakukan kapal Angkatan Laut AS. Dua pilot berhasil melontarkan diri dengan selamat.

Dilansir dari AP, Senin (23/12), Komando Pusat AS (US Central Command/Centcom) mengatakan bahwa kapal penjelajah berpeluru kendali USS Gettysburg keliru menembaki pesawat tempur F/A-18 yang diterbangkan pilot Angkatan Laut dari kapal USS Harry S. Truman. Insiden ini terjadi kemarin dini hari.

Baca Juga: Terus Bertambah, Jumlah Korban Tewas di Gaza Mencapai 45.227 Orang

"Kapal penjelajah berpeluru kendali USS Gettysburg, yang merupakan bagian dari Kelompok Serang Kapal Induk USS Harry S. Truman, secara keliru menembaki dan mengenai F/A-18," kata US Centcom.

Pada tanggal 15 Desember lalu, US Centcom menyebut USS Harry S. Truman bertugas di wilayah Timur Tengah, tetapi tidak disebutkan bahwa lokasinya adalah Laut Merah.

US Centcom tidak menjelaskan kenapa USS Gettysburg bisa salah mengira F/A-18 sebagai pesawat atau rudal musuh. Sebab, kapal-kapal dalam kelompok tempur itu terhubung oleh radar dan komunikasi radio.

Namun, kesalahan ini terjadi ketika AS sedang dalam misi melawan Houthi di Yaman. Pada Sabtu lalu, US Centcom mengklaim berhasil menembak jatuh beberapa drone dan rudal jelajah antikapal yang diluncurkan oleh kelompok tersebut.

Baca Juga: Israel Sebut Diserang Rudal Houthi, 14 Orang Terluka

"US Centcom melakukan serangan udara presisi terhadap fasilitas penyimpanan rudal dan fasilitas komando dan kontrol yang dioperasikan oleh Houthi yang didukung Iran di wilayah yang dikuasai Houthi di Sana'a, Yaman, pada 21 Desember waktu Yaman," tulis US Centcom melansir Centcom.mil.

"Selama operasi tersebut, pasukan CENTCOM juga menembak jatuh beberapa kendaraan udara nirawak serang satu arah Houthi (UAV OWA) dan rudal jelajah antikapal (ASCM) di atas Laut Merah. Operasi tersebut melibatkan aset Angkatan Udara dan Angkatan Laut AS, termasuk F/A-18," jelasnya. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.