Pesawat Tempur F-35 AS Jatuh di Alaska

Jakarta, IDM – Pesawat tempur F-35 Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) mengalami kecelakaan saat menggelar latihan di pangkalan udara di Alaska. Pilot dilaporkan berhasil selamat.
Dilansir dari AP, Kamis (30/1), komandan Wing Tempur ke-354 (354th Fighter Wing) Kolonel Paul Townsend mengatakan bahwa pesawat mengalami "kerusakan saat terbang" dan pilot berhasil selamat melontarkan diri. Pesawat itu dilaporkan kecelakaan saat akan mendarat di Pangkalan Angkatan Udara Eielson.
Baca Juga: Israel Tegaskan UNRWA Harus Berhenti Beroperasi pada 30 Januari
Townsend menuturkan, pilot telah melaporkan adanya keadaan darurat saat terbang sebelum jatuh. Kini, pilot dalam kondisi stabil dan sedang dievaluasi di fasilitas medis.
"Kecelakaan itu, yang terjadi pada Selasa sore, menyebabkan kerusakan signifikan pada pesawat," kata Angkatan Udara AS.
Townsend mengatakan bahwa Angkatan Udara AS akan melakukan "investigasi menyeluruh dengan harapan dapat meminimalkan kemungkinan kejadian seperti itu terjadi lagi."
Baca Juga: Konflik Hamas-Israel Sebabkan Gaza Dilanda Krisis dan Kehancuran
Pangkalan Udara Eielson dipilih pada tahun 2016 untuk menampung 54 pesawat tempur F-35, yang memicu perluasan dan menelan biaya lebih dari setengah miliar dolar untuk membangun fasilitas termasuk sekitar 36 gedung baru. Perluasan ini juga mencakup sekitar 3.500 penerbang aktif baru.
Dengan kemampuan terbang lebih dari 12 jam dalam satu misi, F-35 dapat mencapai hampir di mana saja di belahan bumi utara dalam satu misi. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































