Pesawat Militer Rusia An-26 Jatuh di Krimea, 30 Orang Tewas

Jakarta, IDM – Sebuah pesawat angkut militer Rusia An-26 jatuh di Krimea dan menewaskan seluruh penumpang yang berjumlah 30 orang.
Melansir Tass, Rabu (1/4), Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia mengatakan bahwa pesawat itu jatuh ke tebing di Krimea. Kecelakaan kemungkinan besar terjadi karena adanya masalah teknis.
Baca Juga: Serangan Kedua Kembali Tewaskan Prajurit TNI di Lebanon, Kemlu: Tidak Dapat Diterima
“Pada 31 Maret sekitar pukul 18:00 waktu Moskow, kontak terputus dengan pesawat angkut militer An-26 saat sedang dalam penerbangan terjadwal di atas Semenanjung Krimea,” kata Kemhan Rusia.
Total 30 orang yang tewas itu terdiri dari tujuh awak pesawat dan 23 penumpang. Tidak ditemukan adanya tanda-tanda dampak eksternal atau serangan terhadap pesawat tersebut.
Baca Juga: Indonesia Tuntut Penyelidikan Langsung oleh PBB atas Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon
Operasi penyelidikan terus dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti, yang melibatkan berbagai pihak militer, ahli forensik hingga otoritas Krimea.
Pesawat An-26 telah beroperasi sejak akhir tahun 1960-an dan telah mengalami sejumlah kecelakaan selama dekade terakhir. Pada 2022, pesawat An-26 Ukraina jatuh saat penerbangan teknis di wilayah Zaporizhzhia dan menewaskan satu orang. Pesawat jenis ini juga jatuh di Sudan Selatan pada tahun 2020, yang menewaskan delapan orang. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































